Kelas 3.7
Sudah empat kali aku pindah sekolah,bukan karna aku anak yang bodoh atau berperilaku jelek,tapi karna pekerjaan papa yang sering di tugaskan keluar kota.
Hari pertama masuk sekolah dah jadi terbiasa dengan suasana baru dan teman-teman baru.Yah mungkin saja ini karna aku dah sering pindah sekolah.Namun kenapa di sekolah yang terakhir ini memberikan suasana yang berbeda dan seperti ada aura ghaib.
Sekian minggu perasaan itu pun terbukti,lalu kenapa aku yang harus alami.Dan akan kah teror ini akan usai?Dan akan kah aku akan selamat,oleh siapa dan kapan?! Aku terjebak dan aku tidak bisa kembali.....Tidak !!!
Bab 1
Hari Pertama Sekolah
"Mama,mana sarapan aku.hampir telat ni" teriak aku panggil mama.
"Iya bentar nak,sedang mama siapin"sahut mama dengan tergesa-gesa.
"Ini sarapan kamu nak,apa kamu dah periksa isi tas sekolah kamu.Takut nanti ada yang tertinggal."kata mama dengan ingatkan aku.
"Udah mah.aku dah siapin dengan teliti kok,oia papa mana mah.katanya papa mau antarin aku."sekiranya aku jawab
"Itu papa sedang panasin mesin motor"jawab mama,dengan menunjuk kearah papa.
Sebenarnya aku sudah bosan harus pindah sekolah terus dan ini adalah yang ke empat kalinya aku pindah sekolah.Kata papa ke pindahan sekolah ini adalah yang terakhir.Meskipun begitu aku tak merasa bahagia,mungkin karna rasa jenuh dah terbiasa.Ya sudahlah aku harus jalani ini dan berharap ini adalah benar-benar terakhir.
"Gimana nak,kamu siap dengan sekolah baru ini"tanya papa kepadaku.
"Sudah pah"jawab aku datar.
"Papa janji ini akan jadi sekolah terakhir setelah sekian lama kita berpindah tempat" kata papa yang menyakinkan aku.
Di lajukannya motor papa dengan cepat dan kelihaiannya berkendara.Aku nikmati pemandang sekitar jalan,merasakan hembusan angin pagi.Dan tak terasa akhirnya aku sampai di depan pagar sekolah.
Dengan kokohna ukiran nama sekolah itu berdiri dengan tulisan "SMK 01 Jayabaru".
Kata ayah,konon sekolah ini adalah bekas bangunan sekolah pada jaman belanda.dengan arsitktur khas na dan sedikit di renovasi karna telah berumur.Dan sekolah ini jadi satu-satunya sekolah yang citarasa internasional namun untuk kalangan lokal pribumi..
Di parkirkanna motor papa tepat di samping pos satpam.
"Ayuk nak,kita ke ruang "TU""ajak papa.
Ku ikuti langkah papa ke ruangan tata usaha.ku tengok kanan kiri,ternyata bagus juga sekolah ini di tambah dengan arsitek unik jaman belanda dan di rindangi pepohonan d samping gedung yang membuat suasana jadi sejuk.Dalam hatiku,aku menyukai sekolah ini.
"Tok tok,permisi bu"ketukan papa dengan salam.
"Ya,silahkan,Da keperluan apa pak."tanya perugas tata usaha walupun mereka sedang sangat sibuk.
"Saya mau mengurus kepindahan sekolah anak saya bu"jawab papa.
"Ya silahkan duduk pak"kata petugas mempersilahkan papa duduk.
"Ayuk nak duduk"ajak papa.
"Maaf,nama anaknya siapa pak" tanya petugas.
"Siska Pratiwi Wicaksono"jawab papa.
"Tunggu sebentar ya pak,saya akan cek berkasnya"dengan cekatan petugas ini memeriksa berkas satu persatu.
"Hmmm,Siska Pratiwi Wicaksono ya pak.Anak bapak bisa langsung ikutin pelajaran di kelas 2.3 pak.Dan adik Siska bisa langsung ikutin mata pelajaran hari ini."kata petugas dengan tegasnya memberikan informasi.
"Kamu langsung saja masuk kelas.biarkan papa mengurus administrasina"pinta papa,agar aku lekas masuk.
"Baik papa"jawab aku.
"Maaf bu,ruangan kelas 2.3 dimana ya" tanya aku.
"Di lantai 2 nanti belok kanan dekat tangga"jawab ibu petugas itu.
"Baik bu,terima kasih " jawab aku.
"Pa,aku belajar dulu ya"kata aku sambil mencium punggung tangan papa.
Ku langkahkan kaki aku menuju ruang kelas dimana aku akan memulai pelajaran.Ku lirik mataku kiri dan kanan,luasnya sekolah ini dan akhirna mata ku tertuju pada anak tangga.
Nah itu dia tangganya.lalu ku percepat langkah aq.Tapi entah kenapa langkah aku jadi lambat dan aku terpaku pada ruangan di lorong itu dengan pintu yang terbuka sedikit.
Aku merasa kalau disana ada yang memperhatikan aku.
Ah ada apa ini,kutepis firasat yang aneh itu.aku harus cepat masuk kelas dan ku yakinkan kalau tidak terjadi apa-apa dan ku pacu langkah ku menuju kelas 2.3